Kamis, 08 September 2016

KUMAL'S CURHAT #1 - BULLY

Hey, bagaimana hari kalian? Menyenangkan? Menyedihkan? Mengesalkan? Atau Menakutkan?

Kali ini gue akan sedikit curhat tentang masalah yang gue rasakan. 
-
-
-

Pernah gak sih lo di bully banyak orang? Pernah gak dikatain monyet, kerbau atau anoa. Mau itu dirumah, di sekolah ataupun di tempat umum? 

Kalo bicara soal itu, gue salah satunya. Gue jadi korban bully-an mereka. Mungkin bukan cuman gue satu-satunya orang di dunia ini yang pernah di bully. Mungkin banyak orang lain yang merasakannya seperti yang gue rasakan. Mungkin juga ada yang lebih parah dari gue.


Mereka ngehina gue kayak gak ada beban sama sekali. Seolah-olah gue ini cuman tempat pelampiasan kesenangan mereka. Gimana ya? Mungkin yang mereka sama gue rasakan itu berbeda. Menurut mereka itu candaan, tetapi menurut itu gue hinaan.
-
-
-
Murid, temen, bahkan guru-pun ikut membully gue. Yang bikin kesel tuh ketika guru ikut membully. Bukan dengan fisik, tapi dari ucapan. Memang nadanya itu bercanda, tapi sakit di hati.

Gue udah gak kuat nahan emosi, gue marah dan pengen ngelawan mereka. Tapi gue rasa itu percuma. Soalnya badan gue kecil. Gue gak sanggup melawan mereka. Malah gue nanti yang babak belur.

Gue adalah orang yang sensitif, yang sedikit-sedikit nangis. Gue memang udah gede. Udah bukan waktunya lagi nangis kayak bayi. Tapi kenapa dengan tangisan itu mereka malah semakin sering ngebully gue, bukannya baikan sama gue.

Yang paling bikin sebel lagi ketika ada seseorang mengatakan "Jangan menangis, dasar pengecut." Sebenernya gue gak nangis, cuman muka gue aja yang menunjukan rasa sedih. Tapi ketika mereka bilang begitu, entah kenapa gue jadi ingin menangis. Lalu gue jadi nangis beneran.

Kejadian seperti itulah yang membuat gue malu. 

Gue heran kepada diri gue sendiri. Kenapa gue sangat mudah untuk menangis? Padahal gue gak mau menangis.
white;">
Gue bukan orang suci yang selalu bisa melaksanakan kewajiban tuhan. Gue bukan orang suci yang selalu bertindak baik kepada orang. Gue bukan orang suci yang selalu bisa menahan amarah. Tapi gue adalah orang biasa yang tidak ingin selalu ditindas.
-
-
-
-

TERIMA KASIH KEPADA KALIAN YANG TELAH MENYEMPATKAN WAKTUNYA UNTUK MEMBACA SEDIKIT CURAHAN HATI GUE.

KALAU MENURUT KALIAN ARTIKEL INI BAGUS, MOHON DI SHARE KE TEMEN KALIAN
KALAU MENURUT KALIAN ARTIKEL INI JELEK, HARUS DI SHARE JUGA

Senin, 05 September 2016

A One Day With Kumal #5 - Tips Mengatasi Patah Hati + Mendapatkannya Kembali

Hey, bagaimana hari kalian? Menyenangkan? Menyedihkan? Mengesalkan? Atau Menakutkan?

Jangan khawatir bila hari kalian selalu tidak menyenangkan. Seperti selalu dimarahi bos atau disuruh mengerjakan soal matematika. Santai saja, Karena hari harus dilewati, bukan untuk disesali. Hari ini adalah masa lalu, hari esok adalah masa depan. Masa lalu tidak bisa diubah, tetapi masa depan selalu berubah. 

Minggu, 04 September 2016

KUMAL STORY : PRAMUKA PART 3 - SKILL PRAMUKA (SPECIAL STORY)




Kami mengikuti latihan seperti biasanya. Pada siang hari, peserta berlatih membaca bendera semaphore. Semaphore adalah sepasang bendera yang didalamnya memiliki arti tersembunyi. 

Sepertinya gue paling bodoh diantara yang lain. Ya, gue memang gak bisa apa-apa didalam pramuka. Gue cuman ingin mengikuti perkemahan nya saja.

Seluruh anggota pramuka berjumlah 20 orang. Dari 20 orang itu dibuat regu yang masing-masing beranggotakan 5 orang. Berarti ada 4 regu. Masing-masing regu harus mempunyai 1 orang pemimpin. Pemimpin regu itu dipilih oleh anggotanya. Pemimpin regu gue adalah Adi.

Selain perkemahan terdapat juga lomba-lomba. Setiap regu yang memenangkan lomba akan mendapat Piala. Yang diperlombakan antara lain ; Materi Pramuka,PBB, Praktek P3K dll.


Adi lebih jago Pramuka daripada gue. Sejak SD dia sudah ikut Pramuka. Pada saat kelas 4 SD, dia pernah menjadi juara Danton/Pinru. Tidak hanya itu, ada banyak sekali piala yang sudah dia dapat. Dia membuat prestasi di sekolahnya. Tapi dia tidak sombong. Meskipun mendapat banyak piala, dia hanya diam saja seolah-olah itu cuman benda yang tidak berharga. Katanya, Pramuka itu tidak pernah mengajarkan "melebihi omongan daripada apa yang kita dapat." 

Kalau gue jadi dia, gue bakal memamerkan piala gue ke setiap orang. Tapi, prestasi gue apa? Dirumah, gue cuman melakukan tiga M, yaitu ; makan, minum, main.

Gue gak bisa apa-apa, bakatpun gue gak punya. Andai saja ada sesuatu hal yang lebih dari diri gue.
.
.
.
Ada 4 regu, yaitu elang, gagak, kelinci. Gue tergabung di regu keempat, yaitu regu kecoa. Regu kecoa adalah regu langka yang jarang ditemui orang. Selain gue dan Adi, terdapat 3 anggota lainnya, yaitu Angga, Anggi dan Farhan. Kita semua masih kelas 7.

Jam menunjukan angka 5. Itu waktunya istirahat bagi para peserta. Matahari hampir tenggelam. Suasana menjadi agak dingin dan gelap. Gue dan Adi menuju ke kelas untuk menghangatkan diri. Kelas itu sudah kami dekorasi menjadi semacam markas regu. Jadi setiap regu harus membuat markas mereka masing-masing.

Gue mengeluarkan selimut dari tas. Lalu gue lihat Adi sedang membongkar-bongkar tasnya. Merogohi sakunya. Semua barang dari tas-nya dikeluarkan. Kelihatannya dia sedang mencari sesuatu.

Gue bertanya ;

"Kenapa Di?"

"Gue lupa bawa gentong untuk dimainkan di Pensi nanti malam Mal, Gimana Mal?"

"Ya elah cuman masalah gitu. Tenang aja, gue bawa dua kok."

"Gue boleh pake?"

"Ya bolehlah."

"Makasih Mal."

Lalu gue jawab dengan nada sok pinter ;

"Jangan terima kasih ke gue."

"Terus ke siapa?" Ujar Adi

"Lu punya tuhan? Terima kasihlah ke tuhan lo. Gue itu cuman perantara."
.
.
.
.
.
Walaupun gelap, perlombaan tetap dimulai.

Masing-masing regu harus memperebutkan sebuah kertas yang bertuliskan "PRAMUKA" Kertas itu berjumlah 3 buah. Tiap regu hanya diperbolehkan membawa senter. Regu yang tidak bisa menemukan kertas itu akan dihukum.  Tiga regu yang berhasil menemukannya akan diperlombakan kembali memperebutkan juara 1. Waktu untuk mencarinya cuman selama 30 menit.

"Mengerti?" Ujar Pelatih

"Mengerti." Jawab kami serentak

"Mulai."

                                                                      BERSAMBUNG . . .

A One Day With Kumal #4 - BULLY

Kalian tau kan, gue cuman punya dua temen, yaitu Angga Anggi. Gue gak pernah punya temen dari kecil. Gue lebih seneng sendirian atau main dirumah. Di rumah juga gue kerjanya cuman bengong. Kenapa gue selalu sendiri? Itu karena gue ngerasa gak cocok sama temen-temen gue. Gue sukanya film komedi. Mereka sukanya film horror. Gue sukanya main petak umpet. Mereka sukanya main bola. Gue sukanya melempar sendal ke orang. Mereka sukanya melempar batu bata, krikil, dan batu akik.

Pokoknya gue dan mereka itu gak cocok. Dan ketidakcocokan ini membuat gue merasa terpojok. Kalian tau kan, kalo kalian merasa tidak bisa melakukan apa-apa dengan mereka, mereka akan menjauhi kalian. Itulah yang gue rasakan. Gue selalu jadi pemain pengganti di tim sepak bola. Selalu tidak dianggap. Itu karena gue gak bisa main bola. Sedangkan mereka jago-jago banget.

Gue gak bisa nendang bola. Sekali gue nendang, bolanya menuju ke langit. Ke genteng. Ke gedung. Dan ke bulan. Jadi setiap mereka punya bola baru, mereka gak akan ngajak gue. Karena takut bolanya hilang lagi.

Di luar, gue gak kepake, akhirnya gue main didalem aja. Di dalem rumah gue bisa bebas mau ngapain aja. Mau mecahin gelas, piring dan televisi itu udah biasa. Selalu bermain didalam rumah membuat gue gak bisa bersosialisasi. Gue gak pernah ngobrol, membuat gue menjadi pendiam. Gue gak pernah bermain, membuat badan gue menjadi kurus.

Gue memang gak bisa apa-apa. Gue gak pinter. Gak punya tenaga. Dan gak punya rasa malu. Jangan salah paham, "Gak punya malu" ini bukan berarti gue gak punya otak. Jangan pikir gue selalu telanjang kemana-mana karena gak punya rasa malu. Enggak, enggak. Gue memang punya malu, tapi untuk membuat orang-orang mendekat ke gue, gue harus menghilangkan rasa malu ini.

Dan jangan pikir gue gak punya kemaluan.

Gue selalu melakukan hal-hal yang memalukan, bodoh dan konyol untuk menarik perhatian mereka. Tapi gak seperti dugaan gue, mereka malah menjauhi gue. Mereka malu punya temen seperti gue.

Saat gue masuk SMP, gue baru kenal yang namanya bully. Gue suka di bully sama murid-murid yang geng-geng gitu Gue di bully karena gue lemah. Sepedah gue dirusakin. Bekel gue dimintain. Gue sebenernya mau bales mereka. Tapi gue tau . . . Kalau gue membales mereka, gue bakal kalah. Karena mereka itu kuat-kuat. Gue itu diibaratkan tai kotok, sedangkan mereka adalah langit.Tapi, bukan cuman gue yang di bully, anak-anak lain juga. Terutama yang lemah-lemah.

Hidup gue ini penuh dengan cobaan. Tapi mungkin bukan cuman gue. Mungkin yang lain juga sama. Mungkin ada yang lebih parah dari gue.

Ya, hidup ini seperti rantai makanan. Yang lemah ditindas, yang kuat diatas.

Tapi hidup ini tidak separah seperti yang gue pikirkan. Mungkin gue hanya memikirkan sisi buruknya aja. Mungkin gue bisa ngalahin mereka. Bukan dari fisik, tetapi dari hal-hal yang kita punya. Mungkin gue lebih dari yang gue pikirkan. Gue bodoh. Tapi bukan cuman gue yang bodoh di dunia ini. Dan mungkin gue yang terbaik diantara mereka, tapi gue-nya aja yang gak bisa nunjukin.

Udah gitu aja curhatan dari gue.

So, 
Dont forget to follow me okay
Because i will write another comedy story
Thank's for reading
See you next time:(

Tambahan dari gue :  

Penafsiran orang itu berbeda-beda. Mungkin bagi mereka itu hanya candaan, tapi bagi kalian itu hinaan dan siksaan. Jadi, jika ada yang membully kalian, jangan dibawa ke hati. Mungkin mereka hanya bercanda. Tapi, kalau kalian mau membalas tetapi tidak berani, balaslah pakai kelebihan yang kalian punya. Tapi ingat, pembalasan pasti ada. Jangan sampai kena masalah

 



Selasa, 30 Agustus 2016

CATATAN KECIL KUMAL #1

GUE SANGAT BERTERIMA KASIH BAGI KALIAN YANG SUDAH MEMBACA CERITA-CERITA KONYOL GUE.

MAKASIH PARA PEMBACA.

Seribu lima ratus rupiah. Cuman segitu penghasilan gue sehari. Cuman buat beli Teh Gelas dan Kripik pedas. Ya, selain sekolah, gue juga bekerja sebagai pembersih kandang ayam. Hal itu gue lakukan setiap hari selama 2 jam setelah pulang sekolah. Tentu saja, Angga dan Anggi ikut serta.

Bokap gue wataknya keras tapi hatinya lembut. Bokap gak ngasih duit apa-apa lagi selain uang jajan sebanyak sepuluh ribu.

Suatu hari ketika sedang membersihkan kandang, seseorang datang menuju gue. Dia adalah seorang Gadis yang memakai baju SMA. Rambutnya panjang sampai ke punggungnya. Kulitnya putih bersih. Tidak ada jerawat ataupun bekas luka di wajahnya. Tubuhnya langsing dan tinggi. Berjalan pelan seperti layaknya seorang model. Cantik, itulah yang gue pikirkan kepadanya.

Dia menanyakan ke gue :

"Dek maaf mengganggu. Adek tau alamat rumah ini gak?" Tanya gadis itu sambil memperlihatkan sebuah kertas

"Oh, alamat ini. Teteh lurus aja ke arah sana terus belok ke kanan. Nanti belok ke kiri. Pas ada pertigaan lurus aja sampai mentok. Terus belok kanan lagi. Udah gitu, teteh harus menyebrang jalan. Terus, nanti teteh akan melihat sebuah taman. Terus belok kiri. Nanti ada pertigaan lagi, belok kanan. Terus nanti ada sebuah rumah yang masih dibangun, teteh belok kanan. Lurus aja, nanti teteh akan lihat rumah warna putih di ujung, itu alamat rumah yang dimaksud."

"Gimana, gimana, bisa dicatet gak?"

"Sini, saya anterin aja."

#MODUS

Sebenernya gue juga gak tau alamatnya. Tadi itu gue asal jawab aja. Tapi gak papalah, mungkin aja gue beneran nemu rumahnya.

Tidak lama kemudian gue dan teteh itu berangkat. Gue berlagak sok tau dan asal menjelaskan arah-arah yang harus dituju. Padahal gue sama sekali gak tau. Teteh itu terlihat sangat mempercayai gue. Wajahnya tersenyum manis kepada gue. Gue tersipu malu. Karena itu, gue harus berjuang keras. Gue gak mau nge-PHP in dia. Pokoknya gue harus nemu alamat yang dituju apapun caranya.

Tapi semenit kemudian gue tersesat. Gue berada didalam sebuah hutan. Dari kota kok bisa nyasar ke hutan?
Tapi semangat gue belum luntur. Gue harus menemukan jalan ke kota lagi meskipun gue gak tau arahnya.

Teteh itu kebingungan melihat gue yang terus mondar-mandir. Sial, gue harus bilang apa. Masa gue bilang, 'Teh maaf, tadi itu saya cuman nipu teteh. Saya sebenernya gak tau alamat itu.' Setelah itu gue pasti ditampar habis-habisan. Duh, gimana nih.

"Dek, kenapa kita bisa sampe ke hutan sih. Adek sebenernya tau gak sih alamat rumahnya. ?" Tanya teteh itu.

"Emm, . . . Anu, . . . Ehmm"

"Kok 'Mmm". Adek tau gak?"

"Maaf Teh, sebenernya saya gak tau."

Teteh itu tersenyum ke gue, lalu berkata "Ya udah, gak apa-apa. Yang jelas kita harus kembali ke kota. Oh iya, nama adek siapa?"

Gue jatuh cinta sama teteh itu

 "Nama saya Kumal."

"Kumal? Anaknya bapak Kemal itu kan?"

"Iya, kok teteh tau?" Jawab gue terheran

"Saya kan mau ke rumah kamu. Alamat rumah kamu ini bukan?" Tanya teteh itu, seraya memberikan secarik kertas yang tadi.

Setelah gue perhatikan lagi, ternyata benar, itu alamat rumah gue. Gue bener-bener bodo.

"Oh iya, ini alamat rumah saya."

W. T. F

So Dont forget to share this blog okay
Because i will write another comedy story
Thank's for reading
 See you next time:(

Senin, 29 Agustus 2016

PENGUMUMAN !!

GUE SUDAH  SELESAI MENULIS CERITA SPESIAL : PRAMUKA.
 
GUE GAK AKAN MENCERITAKANYA LANGSUNG KEDALAM SATU POS SEKALIGUS, TETAPI TERBAGI MENJADI BEBERAPA BAGIAN. 
 
SETIAP BAGIAN AKAN HADIR PADA HARI MINGGU JAM 8 MALAM.

ITU ADALAH SEDIKIT PENGUMUMAN BAGI ORANG YANG MAU MEMBACA CERITA GUE.

JADI JANGAN SAMPAI KETINGGALAN YA !!

SALAM PRAMUKA


Minggu, 28 Agustus 2016

KUMAL STORY : PRAMUKA PART 2 - UPACARA MAUT || #pramukabikinitem (SPECIAL STORY)

"Mal, lu ngapain tidur disini?" Tanya temen gue

"Eh Di. Kok udah malem. Acaranya udah mulai belum?" Sahut gue

"Acaranya udah selesai. Lu ketiduran."

"Apa? Tapi kan dua hari. Sekarang hari apa?"

"Hari selasa. Lu udah tidur selama 4 hari.

Itu adalah hal terkonyol yang pernah terjadi di dunia. Tapi sepanjang hidup gue, gue gak pernah tidur lama-lama banget sampe 4 hari. Apa - apaan ini. Apa gue loncat ke masa depan? Apa gue diberi obat oleh penyihir yang membuat gue tidur selamanya? Atau gue udah mati?

Tiba-tiba terdengar suara . . .

"Mal, Mal, bangun Mal." Ujar Adi, temen gue

"Eh, Di. Kok udah pagi? Apa gue ketiduran lagi?" Jawab gue

"Iya, lu tadi tidur."

"Tidur? Gue tidur berapa jam? Acaranya udah selesai belum?"

"Lu tidur 4 jam. Acaranya mau dimulai, ayo cepet!!"

"4 jam? Bukan 4 hari?"

"Ngomong apa sih lo. Ayo cepet, yang lain udah pada nunggu."

Lalu Gue dan Adi berjalan menuju lapang utama. 

Sekarang gue ngerti. Yang tadi itu cuman mimpi gue. Sebenarnya gue tidur selama 4 jam bukan 4 hari. Haduh, selamat-selamat. Mending sekarang gue fokus ke acaranya. Yang tadi itu lupain aja. Anggap aja gak terjadi apa-apa. Emang sih, gak terjadi apa-apa, itu kan cuman di khayalan gue.

Semuanya sudah berbaris. Tinggal gue dan Adi yang belum baris. Gue langsung masuk ke barisan.

Setelah semuanya lengkap, upacara pembukaan pun dimulai. Pemimpin pasukan mulai menyiapkan barisannya. Siiiiiiiiiaaaaaaaaaapppppppp graaaaak. Gila, suaranya keras banget. Saking kerasnya sampai tiang bendera rubuh. Temen gue, yang berdiri disamping gue, ketindihan sama tiangnya. Kepalanya langsung benjol 7 meter. Untung gue gak kena.

Pemimpin Pasukan merasa bersalah. Biar ikut merasakannya, dia mengangkat tiang itu dan menjatuhkannnya ke kepalanya. Lalu pingsan dan benjol sepanjang 12 meter. Untungnya mobil ambulan, mobil pemadam kebakaran dan mobil jenazah sudah siap sedia.

Beberapa menit kemudian upacara kembali dilanjutkan. Untung aja ada pengganti pemimpin pasukan.

Untuk amanat, istirahat di tempaaaaaaaaaaat, grak.

Amanat pun disampaikan oleh kaka pembina. Awalnya, dia membicarakan tentang gerakan pramuka. Setelah itu, tentang tatakrama. Setelah itu, tentang bahaya merokok. Setelah itu, tentang peraturan lalu lintas. Setelah itu menceritakan tentang kakeknya yang mati karena jatuh dari pohon. Setelah itu membicarakan tentang film Frozen.

Intinya kami diam ditempat dengan sikap istirahat selama dua jam lebih mendengarkan ceramah yang super panjang.

Dunia mulai gelap. Semua anggota Pramuka pada pingsan. Pemimpin pasukan pingsan. Bahkan, Kaka Pembina pun ikut pingsan. Lalu tercatatlah hari dimana "Kaka Pembina membunuh anggotanya dengan ceramah yang panjang" dan diperingati setiap tanggal 28 Februari.

Selasa, 23 Agustus 2016

KUMAL STORY : PRAMUKA PART 1 || #PRAJAMUDAKARANA (SPECIAL STORY)


Ekskul yang gue ikuti adalah Pramuka. Kenapa Pramuka? Karena Pramuka gak pernah mandi. Ya, sama seperti Pramuka, gue juga gak pernah mandi. Gue mandi sebulan sekali, yaitu setiap tanggal 31 - 1.

Alasannya bukan itu, He he he . . . Bercanda

Kata orang Pramuka itu capek, disiksa, kejam, gak pernah mandi dan membuat kulit menjadi coklat. Itu gak bener. Salah besar. 

Jangan melihat Pramuka dari luarnya aja. Jangan pernah menghina Pramuka kalau belum mengikutinya.  

Memang sewaktu baru masuk, gue juga membenci Pramuka karena latihannya setiap hari. Gue dijemur dilapangan selama 2 hari 2 malam. Gue disuruh menghafal surah Al-Baqarah tanpa membacanya. Dan disiksa di alam kubur.

Gue udah gak betah di Pramuka, udah gak kuat. Rasanya kayak mau mati. Tapi ada yang merubah pemikiran gue.

Suatu hari, Pramuka akan melaksanakan pelantikan di sekolah selama dua hari. Kata temen gue, pelantikan itu mengasyikan. Temen gue ini adalah kakak kelas gue, dia udah 2 tahun di Pramuka. Jujur, gue belum pernah mengikuti yang namanya pelantikan ini. Dan namanya aja udah keren "Pelantikan". Jadi gue mengikuti ini untuk menambah pengalaman. Siapa tau, setelah ini gue akan diangkat menjadi Jendral. 

Kakak pembina menyampaikan barang-barang yang harus dibawa. Mulai dari beras sebanyak 515 butir, korek api sebanyak 11 batang, minuman pemalu, dan duit 500 perak sebanyak 100. Gue gak tau apa yang ada dipikirannya sampai begitu teganya menyiksa adik kelas.

Hari Pelantikan pun tiba. Biar gak telat, gue dateng ke sekolah jam 5 subuh, padahal acaranya dimulai jam 9 pagi. Itu adalah hal terbodoh yang pernah gue lakukan. Hari masih gelap. Sekolah masih tutup. Gue terpaksa untuk menunggu di depan pintu gerbang selama 4 jam. Akhirnya, gue tertidur.

Ketika gue bangun, hari udah malam. Jam tangan gue menunjukan angka 9. Apa gue kembali ke masa lalu?

Lalu terdengar suara temen gue.

"Mal, lu ngapain tidur disini?" Tanya temen gue

"Eh Di. Kok udah malem. Acaranya udah mulai belum?" Sahut gue

"Acaranya udah selesai. Lu ketiduran."

"Apa? Tapi kan dua hari. Sekarang hari apa?"

"Hari selasa. Lu udah tidur selama 4 hari.


UDAH DULU YA, ITU ADALAH PART 1. NANTI AKAN GUE BUAT YANG KEDUANYA.

SEPERTI BIASA

Dont forget to follow me okay
Because i will write another comedy story
Thank's for reading
See you next time:)

Rabu, 17 Agustus 2016

ILMU NEMBAK CEWEK PART 1 || #it's just for fun #it's joke


Berikut ini gue akan memberikan sedikit ilmu yang paling fantastis. Yaitu, Ilmu nembak cewek

1. Berani dan Percaya Diri
Lo gak bakal bisa nembak cewek sebelum menyatakan cinta ke dia. Untuk menyatakan cinta, lo harus memberanikan dan mempercayai diri. Beranikan diri lo. Lakukan yang terbaik. Jangan biarkan diri lo dihinggapi oleh kemaluan. Ngomong aja kalo lu itu suka sama dia. Kalo ditolak? PD aja broo . . .

Ini saran dari gue. Kalo ditolak sama gebetan lo, culik aja dia. Bunuh dia. Mutilasi. Perkosa hingga mati.

Tetapi setelah itu, lo bakal ditangkep polisi.



2. PDKT (Pendekatan)

Yang kedua adalah melakukan pendekatan. Kalo keberanian lu buat ngungkapin perasaan masih kurang, lakukan pendekatan. Pendekatan/PDKT itu ada banyak macamnya. Dari mulai Caper/Cari Perhatian. Modus. Ngeliatin dia. Dan ada orang yang sepanjang waktu ngikutin gebetannya, mau gebetannya di kamar, mushola, bahkan di toilet.

Tetapi, kebanyakan orang melakukan PDKT dengan cara CAPER/Cari Perhatian. Cara ini ada banyak macamnya, seperti; pura-pura jatoh agar ditolongin gebetannya atau pura-pura mati agar dicium oleh gebetannya. 

Caper adalah Ilmu khusus yang harus dipelajari selama kurang lebih 3-4 bulan. Di postingan berikutnya akan gue bahas lebih rinci mengenai "Ilmu Cari Perhatian"


3. Berikan/Belikan Apapun Yang Diminta Oleh Gebetan



Ketiga, belikan semua barang yang diminta oleh gebetan lo. Kalo lo gak ngasih dia apapun, gue jamin  kurang dari 10 menit lo udah putus sama dia. 

Berikan. Apapun yang dia minta berikan. Berapapun harganya berikan. Berikan walaupun dia meminta mobil Limosin, baju-baju mahal, Grenade, Ak-47, PPK Whalter, dan permintaan aneh lainnya. 


Kamis, 11 Agustus 2016

KUMAL STORY : JATUH CINTA

Di sore hari langit berwarna jingga kemerahan. Matahari mulai tenggelam membentuk setengah lingkaran. Sekawanan burung terbang menuju sarang mereka. Mereka membentuk formasi segitiga. Mereka tidak pernah tercerai berai. Selalu berkelompok. Masing-masing dari mereka mengepakan sayap secepat mungkin. Seperti sekawanan burung, manusia juga sama seperti itu. Bedanya, mereka tidak bersama-sama. Manusia mempunyai tujuannya masing-masing. 

Angin terasa sangat kencang. Gue memakai jaket karena takut sakit. Di pinggiran sungai, gue berjalan bersama gadis yang baru gue kenal. Namanya Eka Nadya. Dia sangat cantik. Sangat menawan. Meskipun dia cantik, gue gak punya perasaan sama dia. 

"Masih jauh, ya?" Tanya dia

"Enggak kok, dikit lagi nyampe." Jawab gue

"Oh. Biasanya pas pulang sekolah, kamu ngapain."

Gue memegang dagu. Pandangan gue menuju ke langit. Dan diri gue bertanya, "Ngapain ya?" Padahal pertanyaannya gampang-gampang aja. Dan jawabannya juga singkat. Tapi entah kenapa, gue malu ngungkapinnya. "Biasanya pas sekolah gue bengong selama lima jam." Itu yang ada dipikiran gue.

"Gak usah dijawab juga gak apa-apa. Aku cuman nanya kok." Ujar dia

Entah kenapa gue merasa bersalah setelah dia bicara kayak gitu. Aneh, biasanya gue gak mikirin orang mau bicara apa. Tapi kenapa gue ngerasa gak enak ya. Ya udah deh, gue jawab aja.

"Aku biasanya bengong selama lima jam." Seru gue

"Hi hi hi. Kamu lucu deh. Awas kesambet setan loh. Selain itu, kamu ngapain?"

"Selain itu, aku . . ." Gue bingung mau jawab apa untuk membuat suasana jadi lucu. "Mmm . . . gak ada sih. Dirumah aku cuman bengong aja."

"Oh . . . Kamu punya peliharaan?"

"Punya. Gajah."

Selain itu, Eka juga menanyakan pertanyaan seperti; Apa warna kesukaan, Hobi gue apa, Film kesukaan gue apa, dan kapan nikah. Gue dan Eka ngerasa nyaman satu sama lain. Kita ngobrolin banyak hal. Dia dengerin gue meskipun gue ngomongnya konyol. Biasanya orang akan menjauhi gue. 

Waktu tidak terasa. Sebentar lagi, kita mau nyampe rumah. Gue ingin lebih lama lagi bersama dia. Gue suka sama senyuman dia. Hati gue jadi berdebar-debar ketika dia berbicara. Apa gue suka sama dia?

"Hei, udah deket nih. Rumah aku disebelah sana. Kamu dimana?" Ujar dia

"Oh, berarti deket ya. Rumah aku sekitar dua blok lagi."

"Oh gitu. Ya udah aku pulang dulu ya. Hati-hati dijalan." 

"Iya."

Gue pulang dengan perasaan bahagia. Baru kali ini gue jalan bareng sama cewek. Ketika gue nyampe rumah, bokap terheran-heran ngeliat ekspresi gue. Dia ngomong sesuatu ke gue, tapi gue gak dengerin. Gue jadi gak sabar untuk ketemu dia lagi. Tapi, besok kan kita ketemu lagi. Apa gue ajak jalan bareng lagi. Sial, gue jadi gak sabar banget.


So Dont forget to follow me okay
Because i will write another comedy story
Thank's for reading
See you next time:(

Sabtu, 06 Agustus 2016

KUMAL STORY : MURID BARU

Memang, hidup itu tidak selalu sial. Kesialan itu adalah pelajaran. Dan kebahagiaan itu adalah hadiah.

Sekarang gue seneng banget. Gue udah tau nama gadis itu. Gadis yang selalu gue impikan. Tapi ada juga yang bikin gue gak seneng. Gue harus jalan kaki dari mall sampai ke rumah dengan dua kucrut yang tidak pernah membantu gue. Jarak dari mall sampai ke rumah adalah 6 km. Pas pulang-pulang gue langsung sekarat. Busa keluar dari mulut gue. Gue hampir mati.

Begitu juga dengan Angga Anggi. Mereka lebih parah dari gue. Yang keluar dari mulut mereka bukan busa, tapi pete. Jijik. Bau lagi. Udah gitu numpang di rumah gue lagi. Gak tau malu. Udah gitu, gue harus tidur di lantai lagi. Untung bokap gue masih kerja. Kalo ketahuan, mereka bisa dibunuh.

Gue masih mikirin si Dinda. Dia lagi apa ya? Tadi gue belom sempet nanyain pin BB-nya. Eh, mungkin dia punya Facebook. Gue cari aja dia di Facebook. Gue langsung buka hape. Oh iya. Hape gue kan Sony Erricson. Di Sony Errison ada BBM gak ya? Kalo kalian tau, bisa jawab di bagian komentar

Keesokan harinya gue sekolah seperti biasa. Mengikuti pelajaran seperti biasa. Dan bengong seperti biasanya. Gue masih belom tau dimana kelas si Dinda. Tapi gak lama lagi gue pasti ketemu dengan dia. Gue jadi gak sabar. Pengen cepet-cepet ketemu dia. Dan mengatakan I Love U.

Tapi gimana kalo dia nolak? Gimana kalo dia gak tertarik sama gue?

Enggak, enggak. Dia pasti tertarik. Positive Thinking. Muka gue kan 11-12 sama Justin Bieber. Dia gak bakal nolak gue. Pasti dia suka sama gue. Kalo dia nolak gue, mata dia pasti katarak. Apa enggak Rabun jauh.

Bel berbunyi. Tanda untuk istirahat. Semua murid menyerbu kantin belakang. Bahkan guru-guru pun ikut istirahat. Mungkin inilah saat yang paling membahagiakan bagi para pedagang. Tapi ini juga saat-saat membingungkan bagi para pedagang yang tidak mempunyai ilmu matematika.

Waktu itu gue pernah beli mie, gue ngasih duit goceng. Kembaliannya malah 50.000. Apa gak bego? Mungkin tuhan sedang memberi gue cobaan. Tapi sebagai murid teladan, gue harus bertindak secara jantan. Gue harus ngembaliin duit itu.

"Ibu, maaf." Kata gue "Ini kembaliannya kelebihan."

"Oh makasih ya dek." Jawab ibu itu "Kamu murid paling jujur. Memang kembaliannya harusnya berapa?"

"Seratus Ribu."

Setelah itu gue langsung ditampar.


Dan sampai sekarang, ibu itu selalu menganggap gue sebagai Murid Korupsi. Setiap ibu itu ngeliat gue, gue selalu ditampar habis-habisan. Gue gak boleh jajan lagi disitu.

Beberapa menit kemudian, bel berbunyi. Menandakan waktu istirahat sudah habis. Semua murid masuk kedalam kelas mereka masing-masing. Sial, sekarang adalah pelajaran Kang Bahar. Guru tersadis di alam semesta. Ketika Kang Bahar masuk semuanya pada diam. Hening. Kang Bahar melihat-lihat ruang kelas kami dari ujung sampai ke ujung. Dia memeriksa setiap inci. Setiap langkah kakinya selalu membuat kami takut. Kemudian terdengar suara pintu kelas kami di ketuk-ketuk.

"Masuk." Ujar kang Bahar

Kemudian seseorang membuka pintu. Dia adalah seorang wanita. Dia memakai seragam putih biru seperti kami. Kelihatannya dia murid pindahan. Dia cantik. Rambutnya panjang hitam mengkilat. Seperti bintang iklan produk sampo.

"Perkenalkan dirimu." Ujar kang Bahar

"Salam kenal, nama saya Eka Nadya. Senang bertemu kalian." Ujar Eka

"Anak-anak, Eka adalah murid pindahan dari Bandung. Nah, Eka. Sekarang duduklah disamping orang hitam yang mirip dengan gorrila itu." Ujar kang Bahar sambil menunjuk kepadaku

Disitu terkadang saya merasa sedih.

Eka duduk disebelahku. Dilihat dari sisi mana pun dia tetap cantik.

Bel berbunyi kembali. Menandakan pelajaran telah usai. Kang Bahar meninggalkan kelas dengan wajah masam. Setelah itu kita teriak gembira. "Merdeka . . ." Akhirnya perang dunia ketiga telah usai. Dua jam kita harus bertahan hidup dari serangan-serangan rumus bom atom yang membuat kepala meledak. Merdeka ! !

Di perjalanan pulang, gue melihat Eka sedang melamun di pinggiran sungai. Moga-moga aja dia gak bunuh diri setelah melihat gue. Ya udahlah, daripada dia bunuh diri, Gue abaikan aja dia. Gue berjalan melewatinya. Setelah itu . . .

"Nama kamu Kumal kan?" Ujar Eka

"Eh, Eka. Iya gue Kumal. Lo lagi ngapain?"

"Mmm . . Gak apa-apa sih. Aku lagi ngelamun. Rumah kamu dimana?"

"Di Komplek Briya."

"Wah, se arah dong. Mau bareng, gak?"

"Boleh, boleh."

bersambung . . .


Penasaran ? Tunggu kelanjutannya 

So Dont forget to follow me okay
Because i will write another comedy story
Thank's for reading
 See you next time:(





Rabu, 03 Agustus 2016

A One Day With Kumal #3 - Tipe-tipe orang

1. PEMAAF

    Tipe orang pemaaf adalah tipe orang yang disukai masyarakat. Mereka akan melupakan kesalahan yang terjadi. Tetapi, tipe orang semacam ini sudah hampir punah. Sebagian besar orang saling tidak memaafkan/pendendam. Tipe ini dibagi menjadi tiga : Yaitu Pemaaf kesalahan, Pemaaf tidak ada kesalahan dan pemaaf yang akan memaafkan walaupun tidak terjadi apa-apa. 

     Jenis orang Pemaaf kesalahan adalah jenis orang yang akan memaafkan orang-orang yang sudah berbuat salah kepadanya. Pemaaf tidak ada kesalahan adalah jenis orang yang akan memaafkan orang lain walaupun orang itu tidak bersalah. Lalu, jenis "Pemaaf yang akan memaafkan walaupun tidak terjadi apa-apa" adalah orang yang akan selalu berbicara "Minta maaf" walaupun tidak terjadi apa-apa. Pemaaf jenis ini sulit untuk dijelaskan. 

2. PEMBOHONG

    Yang kedua pembohong. Tidak ada dari kalian yang tidak pernah berbohong. Para pembohong ini pasti sering dijumpai di setiap bangsa, bahasa dan negara. Pembohong adalah tipe orang yang tidak mengatakan sebenarnya. Jenis Pembohong dibagi menjadi dua, yaitu Pembohong kebenaran dan Pembohong kejahatan. 

     Pembohong kebenaran adalah tipe orang yang melakukan kebohongan demi kebenaran. Sama seperti tipe pemaaf, Pembohong kebenaran sudah hampir punah. Jadi kita harus melestarikannya. Pembohong kejahatan adalah pembohong yang melakukan kebohongan demi dirinya sendiri dan untuk kejahatan. Tipe Pembohong ini sering kita jumpai di kehidupan nyata, maya dan akhirat. Misalnya melakukan pencontekan, melakukan korupsi dan meng copy paste tulisan orang. Jadi jangan meniru ya. Jujurlah pada diri sendiri.

3. AROGAN/SOMBONG

    Arogan/sombong adalah tipe orang yang mengira dirinya adalah yang terpintar, terkaya dan terkuat. Sombong adalah sifat yang merugikan bangsa. Bayangkan jika semua orang sombong di dunia ini. Jenis orang seperti ini dibagi menjadi tiga, yaitu : 1. Sombong karena pintar, kuat dan kaya. 2. Sombong karena mengira dirinya yang terpintar, terkuat dan terkaya. 3. Sombong karena tidak punya apa-apa.

    Sombong karena pintar/kuat/kaya adalah jenis orang yang sudah maju karena kekuatan mereka, kemudian mereka jadi sombong. Sombong karena mengira pintar/kuat/kaya adalah mereka yang (masih) mengira tidak ada orang yang bisa melebihinya. Tapi itu hanya ada dalam pikiran mereka. Sombong karena tidak punya apa-apa adalah mereka yang merasa tidak punya apa-apa. Mereka tidak punya apa-apa, tetapi mereka tetap sombong. Kalau ada orang semacam itu, bunuh saja dia!!

4. JUJUR

    Jujur adalah kebalikan dari tipe orang pembohong. Jujur adalah sifat orang yang berani mengatakan sebenarnya. Tipe orang semacam ini sudah punah berabad-abad yang lalu. Tipe orang jujur dibagi menjadi tiga, yaitu, Jujur karena melakukan kesalahan, Jujur karena mendapat kelebihan, dan orang yang Jujur-jujur teuing.

     Jujur karena kesalahan adalah mereka yang berani mengakui kesalahan. Contoh : Suatu hari, kamu menyiksa Presiden Jokowi. Kemudian kamu sendiri yang melaporkannya kepada polisi. Sifat-mu itu memang berani, tetapi setelah itu kamu akan dihukum mati. 

      Jujur karena mendapat kelebihan adalah sifat orang yang memberitahu kalau dia punya kekuatan. Contoh : Di UN, kamu medapat nilai 29,20. Kemudian kamu memberitahu semua warga negara kalau nilai UN mu bagus. Tapi ingat, sifat ini bukan termasuk sombong. Kita boleh memperlihatkan kekuatan kita, asal jangan berlebihan.

      Ketiga, Jujur karena Jujur teuing. Kamu boleh saja jujur, tetapi jangan berlebihan. 

5. ORANG GILA

    Tipe orang semacam ini sulit untuk dijelaskan. Karena orang seperti ini berada diluar kendali pikiran mereka. Tipe orang semacam ini dibagi menjadi tiga, yaitu : Kelas teri, Kelas kakap dan Kelas Hiu. Jadi gak perlu gue jelasin lagi ya. Kalian udah pada tau definisinya. 


So Dont forget to follow me okay
Because i will write another comedy story
Thank's for reading
 See you next time:(

KUMAL STORY : Kebahagiaan dan Kesialan


   Oke sekarang, gue akan ngelanjutin cerita.

   Suatu hari, Gue Angga Anggi pergi jalan-jalan ke mall. Sialnya, gue cuman bawa 10.000. 10.000 buat beli apa ya? Belum lagi biaya angkotnya. Untuk sampe ke Mall dibutuhkan 2 kali naik angkot. Satu kali naik angkot harganya 2.500. Jadi kalo dua kali naik harganya 5000. Itu baru berangkatnya. Belum lagi pulangnya. Jadi untuk pulang pergi gue membutuhkan uang sebanyak 10.000. Kesimpulannya, gue cuman shopping di angkot.

   Tapi tenang, gue punya temen. Temen yang selalu membantu gue kemana-mana. Mungkin Angga dan Anggi mau membantu gue. Mungkin bekel mereka itu satu juta. Wihh . . . Jangan-jangan biaya shoppingnya dibayarin sama mereka. Untung gue punya temen.

    "Gi" Ujar gue ke Anggi  "Uang gue gak cukup nih, bisa pinjem ga? Lo bawa duit kan? Gue utang dulu ya?"

    "Emang bekel lo berapa?" Balas Anggi

    "Sepuluh"

    "Waduh, Gue juga bekelnya sepuluh. Kirain lo mau bayarin gue."

    "Buset . . . Terus lo bekel berapa Angga?" Ujar gue ke Angga

    "Gue malah lebih parah dari kalian." Jawab Angga "Gue bekelnya goceng. Kirain kalian semua mau bayarin gue."

   W.T.F

   Akhirnya Gue Angga Anggi merobek pakaian dan mengemis di depan mall. 
   
   Tuhan, kenapa hidup ini sangat tidak adil? Kenapa gue sial terus? Apa karena gue udah ngebunuh tiga orang? Apa ini hukumannya? Kenapa gue sial terus? Yang pertama, kelindes Bulldozer. Yang kedua, gue terpaksa harus ngemis. Apa ada yang ketiga?

    Setelah gue membaca puisi itu di tengah jalan, tiba-tiba sebuah mobil menabrak gue dengan kecepatan 320 km/jam. Gue terpental. Gue terjatuh. Lalu gue bangun lagi. Tiba-tiba gue berada di rel kereta. Sebuah kereta melaju dengan cepat ke arah gue. Gue udah pasrah. Kalo gue harus mati sekarang, gue terima. Pas kereta udah deket, tiba-tiba . . .

   "Awas ! ! !" Seseorang berteriak dibelakang gue.

     Gue didorong sama orang itu. Gue ditolongin sama orang itu. Gue berada tepat disamping kereta yang sedang melaju. Lagi-lagi gue lolos dari maut.

     "Lo gak apa-apa?" Kata orang itu

     "Gak apa-apa kok, makasih ya." Jawab gue

     "Eh, lu Kumal kan? Yang kelindes Bulldozer itu?"

     "Iya, lu siapa? Darimana lu tau?"

     "Tau lah. Kan gue sekolahnya sama kayak lo. Gue, cewek yang waktu itu di warung sekolah, yang duduk disamping lu. Inget ga?"

     Itu kan cewek gebetan gue. Gue gak bisa mengenalinya karena waktu itu suasananya gelap. Dia memakai topi biru dan jaket hijau. Dia masih cantik. Wajahnya 11-12 sama Selena Gomez. Dan gue 11-12 sama Justin Bieber. 

      "Waktu itu gue belum sempet ngasih tau nama gue." Ujar dia "Nama gue Dinda. Lo Kumal kan? Yang 11-12 sama Shahrukh Khan?"

      "Iya. Sama kombinasi wajah dari Justin Bieber."

      "Ha ha ha." Dia tertawa terbahak-bahak.

     Memang, hidup itu tidak selalu sial. Kesialan itu adalah pelajaran. Dan kebahagiaan itu adalah hadiah. 


   bersambung

So Dont forget to follow me okay
Because i will write another comedy story
Thank's for reading
 See you next time:(
     


Senin, 01 Agustus 2016

KUMAL STORY : Legenda Kang Bahar

      Setelah selesai operasi, dua hari kemudian gue dibolehkan untuk pulang. Keesokan harinya gue langsung sekolah. Gue langsung mencari cewek pas di warung itu. Gue gak tau namanya siapa, kelas berapa, nomer hape berapa, dan ukuran celana dalamnya berapa. Gue cari-cari dia ke semua kelas, halaman sekolah, bahkan sampai ke selokan. Gue rela nanjak gunung everest pake kaos lekbong, demi nyari dia. Gue rela tahan napas selama satu jam buat nemuin dia. Dan gue rela makan kemaluan gue.

     Gue menemukan dia. Dia terbaring ketabrak truk. Enggak, enggak. Bercanda . . .

    Lalu gue menemukan dia. Dia sedang makan mie ayam di warung sekolah. Gue ngiler. Gue jadi pengen mie-nya. Untuk keamanan negara, gue terpaksa menunda misi. Gue masuk ke warung. Dan ketika gue duduk, dia keluar. Tapi gak papalah. Yang penting gue seneng dia masih hidup.

    Bel berbunyi. Seluruh murid bergerombolan masuk kedalam kelas masing-masing. Kepala sekolah memarahi temen-temen gue yang maen bola. Bola-nya di kempesin. Temen-temen gue dimarahin. Dan disiksa habis-habisan. Dia mengeluarkan pistol dari sakunya dan menembakan satu persatu temen-temen gue. Kepala sekolah memang sangat kejam. Dulunya dia adalah seorang Preman yang sudah Pensiun. Namanya adalah Kang Bahar.

      Kang Bahar itu adalah psikopat. Dia itu Guru Killer. Setiap mengajar, dia tidak ingin mendengar suara sekecil apapun. Makannya, setiap dia mengajar, seluruh kelas diam tentram. Bahkan, jangkrik yang tidak berdosa-pun dia bunuh karena mengeluarkan suara. Jangkrik aja dibunuh, apalagi murid. Waktu itu pernah terjadi kebakaran di sekolah. Itu disebabkan oleh Kang Bahar yang mengamuk. Kang Bahar mengamuk disebabkan oleh temen gue yang mengatakan "Bahar Gelo, Bahar Gelo". Sekejap kemudian, dunia menjadi gelap gulita. Gue pingsan. Dan ketika gue bangun, gue melihat mahluk berkepala Megalodon, berbadan Singa, Bersayap kelelawar dan berkaki Burung Elang. Mahluk itu sebenarnya adalah Kang Bahar yang bertransformasi. Dibutuhkan sekitar 10101010 juta unit polisi untuk menjinakan hewan itu.

     Oke, itu adalah sedikit cerita dari Sang Legenda yang Menakutkan Kang Bahar


 So
Dont forget to follow me okay
Because i will write another comedy story
Thank's for reading
 See you next time:)


   

Sabtu, 30 Juli 2016

A One Day With Kumal #2 - Tips Untuk Mengetik

Baiklah, di postingan sebelumnya gue udah memberikan ilmu gue ke kalian : Yaitu nyontek. Sekarang gue akan memberikan Ilmu gue yang lain. Mau tau? yaitu mengetik. Memang sih ilmu gue gak bermanfaat semua. Tapi ilmu ini buat orang yang ga bisa ngetik. Kalo udah bisa sih jangan dibaca.

 Sebelum mengetik :

  1. Sebelum mengetik, pastikan anda mempunyai jari. 
  2. Sebelum mengetik, pastikan jari anda berjumlah 10
  3. Sebelum mengetik, pastikan jumlah jari anda tidak lebih dari 10
  4. Sebelum mengetik, pastikan jari anda bisa digerakan
  5. Sebelum mengetik, dan pastikan anda mempunyai alat ketik misal : hp, komputer, mesin tik dllll
Sedang mengetik :

  1. Ketika sedang mengetik, anda harus bisa baca
  2. Ketika sedang mengetik, jari anda harus digerakan
  3. Ketika sedang mengetik, anda harus menekan tombol
  4. Ketika sedang mengetik, anda harus tutup mata
  5. Ketika sedang mengetik, anda bisa abaikan no. 4
Sesudah mengetik :

  1. Sesudah mengetik, anda harus periksa lagi tulisan kalian
  2. Sesudah mengetik, tulisan anda jangan dihapus lagi. Kalau dihapus lagi, percuma kalian ngetik
  3. Sesudah mengetik, Jangan tidur
  4. Sesudah mengetik, tutup mata anda. Setelah hitungan ketiga anda akan berkedip. Satu, dua, tiga . .
  5. Sesudah mengetik, hancurkan alat ketik anda
Hindari hal-hal berikut ini :

  1. Makan
  2. Bernafas
  3. Berkedip
  4. Pipis di celana
  5. Apalagi berak di celana
  6. Tidur
  7.  Meng-Copy Paste
  8. Membawa benda-benda tajam
  9. Bunuh diri 

Bagaimana? Apakah bermanfaat? Kalau bermanfaat berarti anda kurang update dan juga bodoh. Segitu saja dari saya, nantikan tips-tips yang lainnya.

KUMAL STORY : Nenek gue


    Gue dirawat dirumah sakit gara-gara dilindes Bulldozer. Gue mengalami patah tulang kaki kanan, kaki kiri, tangan kanan, tangan kiri dan patah kemaluan. Tapi tenang, gue gak mati. Gue adalah superman yang kedua. Yang tidak mati hanya gara-gara dilindes Bulldozer. Gue hanya mati ketika gue mati. 

    Keesokan harinya temen-temen jenguk gue. Mereka langsung menghormati gue. Sekaligus takut kepada gue. Sekarang gue yang terkuat diantara mereka. 

    Dulu gue juga pernah dilindes traktor, Stum, dan nenek gue yang beratnya 110 kg. Diantara semua pengalaman pahit itu, gue hampir mati saat dilindes nenek gue. Rasanya itu seperti tertimpa gedung yang sedang runtuh dan diatasnya terdapat sebuah bom atom. Setelah itu, gue dirawat di rumah sakit selama 240 hari. Dan setelah itu nenek gue meninggal. 

    Dulu itu nenek gue adalah penggemar berat superman. Dia sangat terobsesi dengan superman. Dia mengoleksi semua kostum, mainan dan poster superman. Dia bahkan menginginkan untuk terbang layaknya seorang superman. Jadi, setiap pagi bokap menggendong nenek gue selama lima jam. Kemudian dia berakting layaknya orang yang sedang terbang. Bayangin. Nenek gue itu obesitas. Beratnya aja 110 kg lebih. Sedangkan bokap gue cuman 60 kg. 

    Nah, suatu hari nenek gue melompat dari atap rumah memakai baju superman, entah apa yang ada dipikirannya. Dibawahnya ada gue. Gue tertimpa olehnya. Rasanya seperti tertimpa 100 kawanan gajah. Bumi langsung gempa. Itulah yang menyebabkan gempa bumi di Aceh pada tahun 2012. Setelah itu dia langsung is dead. Gue kasihan sama dia. Dan kasihan juga sama diri gue sendiri yang tertimpa nenek gue.

Tapi dia adalah pahlawan bangsa, budaya dan negara Indonesia. Terima kasih atas semua jasa mu nek.

   Yah  . . . Itu sedikit cerita tentang nenek gue. Next time gue akan menceritakan lanjutan dari kisah ini.

 So
Dont forget to follow me okay
Because i will write another comedy story
Thank's for reading
 See you next time:)




      

  

Jumat, 29 Juli 2016

KUMAL STORY : GUE KETEMU CEWEK

Kembali lagi bersama saya, Kumal di Xyronnamers blog.

Oke. Kali ini gue akan membahas ketika gue mengendarai sebuah pesawat.



     Ceritanya begini, waktu itu umur gue masih 7 tahun. Meskipun begitu gue udah mahir menerbangkan pesawat. Dari mulai pesawat kertas, pesawat di game bahkan gue udah pernah nyoba rasanya terbang memakai sayap burung unta. Jadi ceritanya gini. Sebelum berangkat, gue udah berniat untuk mengambil alih pesawat yang akan gue naikin. Pilotnya akan gue kentutin sampe pingsan. Co-pilotnya akan gue paksa untuk meminum air pipis gue. Dan ketika mereka berdua pingsan, gue akan mengendarai pesawat itu ke luar angkasa. Tapi sayang, waktu itu tubuh gue masih kecil. Dan gue mikir, ketika pilot dan co-pilot nya is dead, gue gimana, kaki gue aja belom nyampe, malah nanti gue juga ikutan is dead. Dan terpaksa, misi gue waktu itu dibatalin. Demi keamanan bangsa dan negara. 

     Tapi sekarang beda ceritanya. Gue udah 17 tahun. Kaki gue udah nyampe. Gue udah siap untuk membajak pesawat. Setengah jam lagi pesawat sudah siap berangkat. Tetapi di tengah misi yang sangat penting itu, gue kebelet boker. Gua boker selama tiga jam. Dan akhirnya, misi itu terbuang percuma. Begitu juga duit gue.

  
     Suatu saat gue Anggi dan Angga sedang nongkrong di warung sekolah. Disekolah, kita dipanggil Tiga Sekawan(Orang Gila). Mau susah mau senang mau mati mau hidup mau boker, kita selalu together. Ketika kita bertiga sedang asyik mengobrol, gue melihat dia. Dia itu cewek. Gue jatuh cinta sama dia. Dia mondar-mandir mencari tempat duduk, karena waktu itu Warungnya sedang ramai. Gue menawarkan tempat duduk yang berada disamping gue ke dia. Anehnya, dia mau nerima tawaran gue. Biasanya ketika gue melakukan hal seperti itu ke cewek, gue akan dipukul, ditendang, ditusuk dan dimutilasi. Tapi dia berbeda. Dia duduk disamping gue.

          "Nama kamu siapa?" Cewek itu bertanya ke gue.

       Gila. Gue deg-degan. Ditanya nama aja gue serasa mau mati, apalagi ditembak. Tunggu, kalo gue ditembak gue tetep mati, kan.

        Setelah itu, gue langsung jawab, "Shahrukh Kan"

        "Ha ha ha, Kamu lucu banget sih." Dia malah tertawa. Kan muka gue memang 11 12 sama Shahrukh Khan

   
        Setelah itu kita saling bertatap mata. Dia berhenti tertawa dan menatap gue. Jadi ini yang namanya jatuh cinta. Tatapannya membuat gue melayang. Kami bertatapan selama tiga jam. Mata gue udah merah. Mata dia juga. Karena selama tiga jam ini kami tidak berkedip. Akibat perbuatan gue, cewek itu langsung masuk ke rumah sakit. Semoga aja dia nggak mati. Karena sebelumnya gue udah ngebunuh tiga orang sekaligus.

       Gue pulang dengan rasa senang. Akhirnya ada cewek cantik yang sadar bahwa gue ini ganteng. Gue masih ngebayangin kejadian tadi. Dia suka sama gue gak ya? Sial, gue lupa nanya namanya, kelasnya, rumahnya, nama orang tuanya dan kapan dia mau nikah sama gue. Gue masih mikirin dia. Gue gak memperhatikan jalan. Gara-gara itu, gue jadi kelindes Bulldozer.

       Tapi tenang, gue gak mati.

                                                                                                                                                 bersambung

 
Dont forget to follow me okay
Because i will write another comedy story
Thank's for reading
 See you next time:(
     

 

Rabu, 27 Juli 2016

A One Day With Kumal #1 - Tips Untuk Mencontek




       Haii. Ketemu lagi ya. Baiklah kali ini gue akan berbagi ilmu untuk mencontek. Dijamin nilai kalian pasti bakal 100. Kalo misalnya ga seratus sih, itu derita lo. Ingat . . . jangan disalah gunakan ya. Berikut ini tips nya:


  1.  Sebelum mencontek, sebaiknya berdoa dulu sebelum belajar, baca surah al-fatihah, an-nas, dan doa masuk wc.
  2. Sebelum mencontek, pastikan kalian sudah menghafal terlebih dahulu setidaknya satu halaman mata pelajaran yang akan dicontek.
  3. Pastikan tubuh kalian fit sebelum melakukan pencontekan.
  4. Cek barang dulu sebelum beraksi. Cek barang-barang seperti pulpen, pensil, penggaris, penghapus dan peralatan perang lainnya. Jangan sampai pulpen kalian nanti ketinggalan. 
  5. Kelima, bilang kepada orang tua kalian "Mah/Pah di ujian nanti saya tidak akan menyontek. Saya berjanji." Dengan begitu nantinya orang tua pasti berpikir "Wah anak saya jujur, dia tidak menyontek. Baiklah kalau begitu saya akan terima berapapun nilainya. Saya tidak akan menghukumnya." Dengan begitu nantinya mau nilai kalian bagus atau jelek, kalian akan lepas dari hukuman mati.
  6. Keenam, Bawalah korek, garam, ikan asin, tempe, pistol PPK Whalter, dan lilin
  7. Ketujuh, ketika melaksanakan ujian, percaya diri. Dan jika keadaan terdesak, tengoklah jawaban ke temanmu. Kemudian percaya diri kembali. Kerjakan dengan penuh percaya diri. Kalo tidak, itung kancing ajalah.
  8. Kedelapan. Ketika kalian ketahuan mencontek oleh guru, tembaklah guru kalian dengan pistol tadi. Itu kayaknya sedikit sadis ya . . . Jadi jangan dilakukan lah, nanti kalian malah masuk penjara. 
  9. Kesembilan. Ini adalah jalan alternatif nomor delapan. Jika kalian ketahuan mencontek, berikan guru kalian ikan asin.
  10. Kesepuluh. Jika kesembilan tehnik tadi tidak berhasil jangan salahkan saya. Siapa suruh ditipu, kalian mau aja. 
  
Dont forget to follow me okay
Because i will write another comedy story
Thank's for reading
 See you next time