Hari Minggu tanggal 9 oktober 2016, hari paling menakutkan yang pernah gue alami. Begini ceritanya ;
Di malam hari, hujan deras menyerang kota. Kebanyakan orang diam didalam rumah. Dan yang lain, yang sibuk dengan tugas atau pekerjaan, terpaksa melawan air yang dahsyat itu. Jas plastik yang menahan hujan, selalu menemani. Tempat-tempat berteduh dijadikan benteng.
Tak ada seorang pun yang bisa menghentikannya. Tak ada kecuali tuhan.
Waktu itu, gue sedang berjalan pulang dari tempat les. Agar cepat, gue melewati jalan pintas. Tapi gue harus melewati gang kecil, sempit dan angker. Gue gak punya pilihan lain. Kalo gue gak lewat situ, bakal lama pulangnya.
Gue mulai berjalan. Melangkah secara perlahan. Tiap langkah gue sela dengan helaan nafas. Duk-duk-duk. Langkah gue semakin lama semakin kecil. Tiba-tiba . . .
"Auuuuuuuwwwww." Terdengar lolongan serigala.
Waduh, gimana nih, jangan-jangan itu serigala yang lagi nyari darah suci. Suara itu terus mendekat. Mendekat dan terus mendekat. Serasa ada seseorang yang lagi mengawasi gue. Ada seseorang dibelakang. Terus pandangan gue menghadap ke belakang. Gue melihat ada suatu bentuk yang tinggi, hitam dan besar. Sinar rembulan menerangi bentuknya. Kemudian, gue lihat musang berkaki empat dan berekor sembilan.
"Kyyuuuuuubiiiii." Teriak gue.
Gue berbalik badan dan berlari sekencang-kencangnya. Tiba-tiba, ada seseorang yang jatuh dari langit. Seseorang itu berambut kuning dan mempunyai kumis. Dia adalah Naruto. Gue melongo gak percaya. Kenapa cerita gue jadi gak masuk akal kayak gini ya?
"Lari, Kumal. Biar gue yang hadapi monster itu." Ujar Naruto
Apa yang terjadi. Gue gak pernah tau kalau Naruto bisa ngomong Indonesia, kecuali kalo di dubbing.
"Naruto, akhirnya elo dateng juga." Ucap Kyubi.
"Hmm, bukan cuman gue aja. Tapi kali ini gue bawa pasukan. Pasukannya adalah seratus kembaran gue."
Lalu datang Naruto-naruto yang lain dari belakang. Naruto itu ada banyak. Gila, ibunya gak ribet apa, ngurusin kembaran sebanyak itu?
Semua Naruto menghajar Kyubi. Lalu Kyubi menghilang. Naruto pun menghilang. Gue jadi sendirian. Yang tadi itu apa ya? atau cuman imajinasi gue? Tau ah, yang penting sekarang gue mau pulang.
Gue berjalan cepat, dan tiba-tiba . . . ada sebuah kapal jatuh dari langit. Lalu datang seorang yang memakai topi jerami dan berlengan panjang. Gila, tuh tangan atau selang?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar