Sabtu, 30 Juli 2016

KUMAL STORY : Nenek gue


    Gue dirawat dirumah sakit gara-gara dilindes Bulldozer. Gue mengalami patah tulang kaki kanan, kaki kiri, tangan kanan, tangan kiri dan patah kemaluan. Tapi tenang, gue gak mati. Gue adalah superman yang kedua. Yang tidak mati hanya gara-gara dilindes Bulldozer. Gue hanya mati ketika gue mati. 

    Keesokan harinya temen-temen jenguk gue. Mereka langsung menghormati gue. Sekaligus takut kepada gue. Sekarang gue yang terkuat diantara mereka. 

    Dulu gue juga pernah dilindes traktor, Stum, dan nenek gue yang beratnya 110 kg. Diantara semua pengalaman pahit itu, gue hampir mati saat dilindes nenek gue. Rasanya itu seperti tertimpa gedung yang sedang runtuh dan diatasnya terdapat sebuah bom atom. Setelah itu, gue dirawat di rumah sakit selama 240 hari. Dan setelah itu nenek gue meninggal. 

    Dulu itu nenek gue adalah penggemar berat superman. Dia sangat terobsesi dengan superman. Dia mengoleksi semua kostum, mainan dan poster superman. Dia bahkan menginginkan untuk terbang layaknya seorang superman. Jadi, setiap pagi bokap menggendong nenek gue selama lima jam. Kemudian dia berakting layaknya orang yang sedang terbang. Bayangin. Nenek gue itu obesitas. Beratnya aja 110 kg lebih. Sedangkan bokap gue cuman 60 kg. 

    Nah, suatu hari nenek gue melompat dari atap rumah memakai baju superman, entah apa yang ada dipikirannya. Dibawahnya ada gue. Gue tertimpa olehnya. Rasanya seperti tertimpa 100 kawanan gajah. Bumi langsung gempa. Itulah yang menyebabkan gempa bumi di Aceh pada tahun 2012. Setelah itu dia langsung is dead. Gue kasihan sama dia. Dan kasihan juga sama diri gue sendiri yang tertimpa nenek gue.

Tapi dia adalah pahlawan bangsa, budaya dan negara Indonesia. Terima kasih atas semua jasa mu nek.

   Yah  . . . Itu sedikit cerita tentang nenek gue. Next time gue akan menceritakan lanjutan dari kisah ini.

 So
Dont forget to follow me okay
Because i will write another comedy story
Thank's for reading
 See you next time:)




      

  

Tidak ada komentar: