Ekskul yang gue ikuti adalah Pramuka. Kenapa Pramuka? Karena Pramuka gak pernah mandi. Ya, sama seperti Pramuka, gue juga gak pernah mandi. Gue mandi sebulan sekali, yaitu setiap tanggal 31 - 1.
Alasannya bukan itu, He he he . . . Bercanda
Kata orang Pramuka itu capek, disiksa, kejam, gak pernah mandi dan membuat kulit menjadi coklat. Itu gak bener. Salah besar.
Jangan melihat Pramuka dari luarnya aja. Jangan pernah menghina Pramuka kalau belum mengikutinya.
Memang sewaktu baru masuk, gue juga membenci Pramuka karena latihannya setiap hari. Gue dijemur dilapangan selama 2 hari 2 malam. Gue disuruh menghafal surah Al-Baqarah tanpa membacanya. Dan disiksa di alam kubur.
Gue udah gak betah di Pramuka, udah gak kuat. Rasanya kayak mau mati. Tapi ada yang merubah pemikiran gue.
Suatu hari, Pramuka akan melaksanakan pelantikan di sekolah selama dua hari. Kata temen gue, pelantikan itu mengasyikan. Temen gue ini adalah kakak kelas gue, dia udah 2 tahun di Pramuka. Jujur, gue belum pernah mengikuti yang namanya pelantikan ini. Dan namanya aja udah keren "Pelantikan". Jadi gue mengikuti ini untuk menambah pengalaman. Siapa tau, setelah ini gue akan diangkat menjadi Jendral.
Kakak pembina menyampaikan barang-barang yang harus dibawa. Mulai dari beras sebanyak 515 butir, korek api sebanyak 11 batang, minuman pemalu, dan duit 500 perak sebanyak 100. Gue gak tau apa yang ada dipikirannya sampai begitu teganya menyiksa adik kelas.
Hari Pelantikan pun tiba. Biar gak telat, gue dateng ke sekolah jam 5 subuh, padahal acaranya dimulai jam 9 pagi. Itu adalah hal terbodoh yang pernah gue lakukan. Hari masih gelap. Sekolah masih tutup. Gue terpaksa untuk menunggu di depan pintu gerbang selama 4 jam. Akhirnya, gue tertidur.
Ketika gue bangun, hari udah malam. Jam tangan gue menunjukan angka 9. Apa gue kembali ke masa lalu?
Lalu terdengar suara temen gue.
"Mal, lu ngapain tidur disini?" Tanya temen gue
"Eh Di. Kok udah malem. Acaranya udah mulai belum?" Sahut gue
"Acaranya udah selesai. Lu ketiduran."
"Apa? Tapi kan dua hari. Sekarang hari apa?"
"Hari selasa. Lu udah tidur selama 4 hari.
UDAH DULU YA, ITU ADALAH PART 1. NANTI AKAN GUE BUAT YANG KEDUANYA.
SEPERTI BIASA
Dont forget to follow me okay
Because i will write another comedy story
Thank's for reading
See you next time:)
Hari Pelantikan pun tiba. Biar gak telat, gue dateng ke sekolah jam 5 subuh, padahal acaranya dimulai jam 9 pagi. Itu adalah hal terbodoh yang pernah gue lakukan. Hari masih gelap. Sekolah masih tutup. Gue terpaksa untuk menunggu di depan pintu gerbang selama 4 jam. Akhirnya, gue tertidur.
Ketika gue bangun, hari udah malam. Jam tangan gue menunjukan angka 9. Apa gue kembali ke masa lalu?
Lalu terdengar suara temen gue.
"Mal, lu ngapain tidur disini?" Tanya temen gue
"Eh Di. Kok udah malem. Acaranya udah mulai belum?" Sahut gue
"Acaranya udah selesai. Lu ketiduran."
"Apa? Tapi kan dua hari. Sekarang hari apa?"
"Hari selasa. Lu udah tidur selama 4 hari.
UDAH DULU YA, ITU ADALAH PART 1. NANTI AKAN GUE BUAT YANG KEDUANYA.
SEPERTI BIASA
Dont forget to follow me okay
Because i will write another comedy story
Thank's for reading
See you next time:)

2 komentar:
Bagus lanjutin
Bagus lanjutin
Posting Komentar